Permintaan Pepaya California Terus Meningkat

0
cara budidaya pepaya california, permintaan pepaya california terus meningkat

Permintaan pepaya california terus meningkat, DuaSimpul – Pepaya california saat ini memiliki permintaan yang sangat besar untuk pasar dalam negeri. Dibandingkan dengan pepaya lain seperti pepaya bangkok / thailand, pepaya red lady ataupun pepaya hawai, bisa dikatakan pepaya california merupakan jenis yang paling baru, akan tetapi justru yang paling disukai oleh konsumen.

Pepaya california adalah jenis pepaya lokal yang dikembangkan oleh seorang ilmuan bidang tanaman tropis dari Pusat Kajian Hortikultura Tropika (PKHT) IPB (Institute Pertanian Bogor). Secara klasifikasi tanaman, tanaman ini memiliki urutan sebagai berikut: kingdom plantae, Ordo Brassicales, Famili Caricaceae, Genus Carica, Spesies C. papaya dan nama latin sebagai carica papaya L. Untuk varitas disebut juga sebagai IPB-9 atau pepaya calina.

Karena permintaan pasar terus terfokus pada pepaya jenis ini, maka para petani pun banyak yang beralih menanam pepaya california dari yang sebelumnya kebanyakan ditanami pepaya thailand. Dari segi hasil pun tak kalah dengan jenis pepaya lain. Malah harganya yang lebih mahal justru memberi keuntungan lebih banyak.

Keunggulan Pepaya California

Ada beberapa alasan kenapa popularitas pepaya california kian memuncak, berikut beberapa keunggulan pepaya california:

Rasa sangat manis

Konsumen banyak memburu buah satu ini karena rasanya yang begitu manis. Jika diukur dengan alat, tingkat kemanisannya mencapai 110 briks yang termasuk sangat tinggi. Kandungan airnya yang cukup dan rasa yang manis merupakan perpaduan yang begitu menyegarkan untuk dikonsumsi di Indonesia yang merupakan iklim panas.

Daging buah tebal

Walau permukaan buah halus dan kulitnya tidak setipis pepaya thailand, daging buah pepaya california tergolong tebal. Tekstur daging buahnya pun kenyal sehingga sangat pas untuk disantap. Karena alasan inilah tak heran pepaya california merajai pasaran pepaya lokal.

Lebih tahan lama

Sejak kita beli buahnya, kita bisa menyimpannya hingga 5 hari tanpa busuk. Bila disimpan di lemari pendingin tentu akan lebih lama lagi. Bila sudah dipotong, maka pepaya dapat bertahan selama seharian penuh.

Ukuran buahnya yang pas

Banyak orang yang enggan membeli buah karena ukurannya yang terlalu besar ataupun terlalu kecil. Terlalu kecil dianggap kurang, terlalu besar takut mubazir sisanya. Nah ukuran buah pepaya california ini sangat pas untuk dikonsumsi satu hingga 3 orang.

Mengoptimalkan Potensi Permintaan Pepaya California

Permintaan pepaya california terus meningkat

Seorang petani buah akan terus berupaya mencari komoditas agrobisnis yang paling bersaing dan menguntungkan di pasaran. Dengan potensi permintaan yang tinggi, maka para petani tidak khawatir lagi jika hasil panennya nanti tidak laku di pasaran.

Walau permintaan pepaya california terus meningkat, kita perlu melakukan beberapa langkah untuk mengoptimalkan potensi pemasaran yang ada. Berikut poin demi poinnya:

1. Hitung Analisa Usaha Secara Keseluruhan

Analisa usaha penting sekali bagi bisnis apapun. Ini berhubungan langsung dengan perhitungan potensi pemasaran yang nantinya akan dilakukan. Ada beberapa analisa yang perlu dirinci:

Ketersediaan modal: banyak sekali modal yang dibutuhkan untuk usaha pepaya. Diantaranya ada biaya beli / sewa lahan, biaya tenaga kerja, pembelian bibit, pupuk dan pestisida, hingga biaya distribusi. Perhitungan modal harus disesuaikan dengan target penjualan nantinya. Jika sumber dana terbatas tapi usaha benar-benar profitable, maka bisa mencari sumber dana lain, seperti dari investor.

Identifikasi peluang: kondisi pemasaran pepaya saat ini memang tidak terlalu ketat, mungkin di beberapa daerah yang menjadi sentra pepaya california cukup banyak kompetitornya. Kalian harus mengidentifikasi apakah masih ada celah yang dapat dijadikan peluang atau tidak. Riset pasar sangat dibutuhkan disini.

Pahami kemampuan produksi: kemampuan produksi disesuaikan dengan luas lahan. Semakin banyak kemampuan produksinya, maka harus punya skala pemasaran yang lebih besar. Memang permintaan pasar terhadap pepaya california terus meningkat, namun bila hasil panen kita bertambah tapi skala pemasaran tetap nantinya dapat menimbulkan sulitnya pemasaran.

2. Tingkatkan Kualitas Produk

Kualitas produk sangat mempengaruhi harga jualnya. Untuk pepaya kualitas rendah hanya dihargai 3500 per kilo, sedangkan untuk kualitas super dapat dihargai 7000 per kilonya. Proses pemeliharaan juga sangat mempengaruhi harga produk. Untuk pepaya organik bisa dihargai 2 hingga 3 kali lebih mahal dibandingkan dengan pepaya non organik.

Tidak semua buah yang dipanen pasti berkualitas bagus, dari sekian banyak yang dipanen, pasti hanya berapa persen saja yang berkualitas super grade A+. Yang lain pasti kualitasnya di bawahnya. Sehingga kita perlu menyortirnya berdasarkan ukuran dan kualitasnya. Nantinya yang kualitas bagus bisa di jual ke supermarket atau ritel dan toko buah dengan harga yang tinggi. Sementara yang berkualitas rendah hingga sedang bisa dijual ke industri pengolahan pepaya atau ke pasar tradisional.

Pemenuhan standar produk sangat dibutuhkan dalam hal ini. Terutama untuk pemasaran ke supermarket, toko buah, atau pasar modern, mereka punya standar penerimaan kelayakan produk sebelum membeli segala jenis buah dari para petani. Buah yang matang tidak sempurna, cacat, atau ukuran yang tidak seragam tentu tidak mau menerimanya.

3. Perluas Channel Pemasaran

Apabila saat ini punya satu ada 2 channel pemasaran saja, maka mulai sekarang tingkatkan lebih banyak lagi. Jalin kerjasama tidak hanya dengan tengkulak, toko buah ataupun supermarket, namun juga dengan berbagai industri makanan. Justru kebutuhan industri terhadap produk kita lebih besar dan dapat terus bertambah seiring waktu.

Untuk memperluas channel pemasaranya adalah dengan mengetahui target pemasaran secara spesifik. Ketahui channel apa yang paling banyak membutuhkannya, lalu coba kita tawarkan produk kita. Jika kerja sama dengan 1 channel pemasaran sudah deal, maka jalinlah kerjasama tersebut dengan baik. Baru kita tambah channel pemasaran baru.

4. Gunakan Strategi Promosi yang Efektif

Strategi pemasaran ada banyak sekali jenisnya. Secara umum dibagi menjadi 2, yaitu pemasaran secara online dan offline.

  • Pemasaran online meliputi: email marketing, sosial media marketing, advertising di web media online lokal, content marketing, SEO, advertising di mesin pencari, marketplace, dan inbound marketing.
  • Pemasaran offline meliputi: pemasangan banner di spot ramai, beriklan di radio dan TV, referral, pengadaan sistem dropship / reseller, customer journey, pembagian selebaran, pengadaan lomba, sponsor, dan remarketing.

Di era yang serba digital seperti saat ini, tentu pemasaran via online lebih besar peluangnya untuk sukses. Dengan hanya berbekal konten yang unik dan viral, maka kita mudah mengembangkan brand kita. Yang penting jangan sampai demi ingin viral malah membuat konten promosi yang menciderai reputasi brand sendiri.

Sementara untuk pemasaran offline yang masih efektif saat ini ialah iklan di TV, pemasangan banner di titik ramai, dan pendekatan customer melalui customer journey. Terlebih bila dapat menggabungkan dengan baik antara pemasaran offline dan online sekaligus, itu akan memperbesar lagi peluang untuk membuat strategi promosi yang dilakukan lebih efektif lagi.

Dan perlu diperhatikan juga, bahwa promosi membutuhkan biaya yang cukup besar. Apabila bisnis usaha pepaya california kita memiliki modal terbatas, maka sebaiknya gunakan saja marketing secara organik. Yakni memanfaatkan segala sumber daya yang ada untuk menjangkau konsumen sebanyak-banyaknya tanpa perlu membakar uang lebih banyak. Bila dilakukan secara efektif, tentu akan membuat permintaan pepaya california terus meningkat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here