Cara Menanam Ketumbar Di Lahan Luas

0

Cara menanam ketumbar di lahan luas, DuaSimpul – Siapa sih yang tidak kenal dengan ketumbar. Sebagai salah satu jenis rempah yang banyak digunakan untuk masakan Asia, Amerika Latin dan sebagian Afrika, tanaman yang buahnya mirip dengan merica ini mampu memberikan aroma harum yang khas untuk masakan. Masakan Indonesia pun banyak yang menggunakan bumbu satu ini, misalnya ayam goreng / ayam bakar, kuah santan, salad, gorengan, dan sayur lodeh.

Ketumbar memiliki nama latin coraindrum sativum. Di beberapa negara bagian barat, ketumbar sering disebut sebagai chinese parsley. Selain bijinya, daun dan batangnya pun dapat digunakan untuk masakan dan memiliki nilai jual yang bagus. Untuk masakan Indonesia sendiri memang jarang menggunakan daun ketumbar sebagai bahan tambahan untuk masakan, namun untuk beberapa masakan chinese, daun ketumbar menjadi kebutuhan yang sangat penting.

Syarat Tumbuh Tanaman Ketumbar

Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan. Secara fisiografi, Amerika Selatan didominasi oleh iklim sub tropis dan iklim dingin dengan tropical iklim basah dan kering. Curah hujannya pun termasuk tinggi, dan memiliki suhu rata-rata 16 derajat celsius. Karena itulah tanaman ini kurang cocok ditanam di daerah panas seperti kebanyakan tempat di Indonesia. Memang dapat tumbuh, namun daun akan menggulung dan tanaman tidak normal dalam tumbuh kembangnya.

Berikut ini beberapa syarat tumbuh tanaman ketumbar:

  • Suhu berkisar 15 – 23 derajat celsius
  • Ketinggian tempat 700 – 2000 mdpl
  • Curah hujan 1000 – 2000 mdpl
  • Penyinaran (fotosintesa) sedang sampai full
  • Tekstur tanah subur gembur
  • PH tanah berkisar antara 6-7

Peluang bisnis budidaya ketumbar masih terbuka lebar. Baik pasar dalam negeri maupun pasar ekspor, kebutuhan akan rempah satu ini masih terus meningkat. Terlebih saat ini ketumbar tidak hanya dibutuhkan untuk keperluan bumbu saja, banyak pemasok juga dibidang lain, seperti bidang kesehatan, kosmetik, hingga industri farmasi. Jadi bila kalian ingin mencoba budidaya ketumbar, maka tidak perlu khawatir lagi jika panen dalam jumlah banyak mau dijual kemana, karena banyak sekali yang membutuhkannya.

Cara Menanam Ketumbar Di Lahan Luas

Cara menanam ketumbar

Budidaya ketumbar di lahan terbuka yang luas sebenarnya mudah dilakuan. Apabila tempat anda mendukung syarat tumbuhnya, maka tanaman dapat tumbuh dengan baik sampai waktu panen tiba. Karena ketumbar termasuk tanaman pendek dan bukan tanaman menjalar layaknya merica, maka kita tidak perlu membuat ajir atau lanjaran untuk membantu tanaman berdiri. Sehingga siapapun bisa melakukannya.

Tanaman ketumbar merupakan tanaman sekali panen. Usia panennya yakni 3,5 bulan. Namun tanaman ini tidak dapat ditanam terus menerus sepanjang tahun seperti halnya tanaman padi. Umumnya setahun hanya di tanam satu kali saja, atau ada yang 2 kali walau jarang. Hal ini mengingat tanaman tidak cocok ditanam di musim panas dan musim salju atau musim hujan awalan.

Untuk itu waktu terbaik menanam ketumbar adalah sekitar bulan Mei. Atau pergantian antara musim hujan dengan musim kemarau. Pada waktu ini intensitas hujan sudah lebih ringan serta sinar mathari juga tidak terlalu panas layaknya pertengahan musim kemarau.

Tertarik mencoba budidaya ketumbar sebagai salah satu peluang bisnis?. Berikut beberapa langkah-langkah cara menanam ketumbar di lahan luas:

1. Persiapan Peralatan dan Bahan Tanam

Bila kalian ingin membudidayakan ketumbar dengan skala besar, maka wajib memiliki peralatan sendiri dan harus memadai. Pembiayaan atas pembelian berbagai macam peralatan ini nantinya dihitung sebagai biaya operasional dan dianalisa biaya penyusutannya.

Untuk awal-awal, belilah alat yang sederhana dan murah namun sangat dibutuhkan. Murah bukan berarti kualitasnya buruk, namun jenis alatnya yang murah sehingga tidak membebani pemodalan.

Berikut peralatan yang perlu disiapkan:

  • Cangkul
  • Sekop
  • Nampan plastik
  • Polybag
  • Pupuk kompos
  • Mulsa (jika diperlukan)
  • Karung
  • Keranjang
  • Benih tanaman
  • Pupuk NPK / pupuk dengan N tinggi
  • Pestisida dan insektisida

Saat usaha sudah jelas prospek pasarnya dan ingin membuatnya dengan skala yang lebih besar lagi, kalian dapat membeli peralatan untuk jangka panjang. Misalnya traktor tanah, alat perontok panen, hingga mesin pengering biji ketumbar.

2. Pengolahan Lahan

Karena tempat budidaya ketumbar yang dilakukan ini berskala besar dan pada lahan yang luas, maka pengolahan lahan membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Untuk meminimalkan tenaga kerja, ada beberapa hal yang bisa dilakukan yakni:

  1. Pembersihan lahan: agar lebih cepat proses pengerjaannya, rumput dan gulma tidak perlu di buang. Cukup semprot dengan herbisida sistemik agar semuanya mati. Cukup bersihkan tanaman besar, kayu, dan bebatuan. Setelah itu langsung di cangkul / di traktor untuk membalik tanah.
  2. Penggemburan tanah: dengan menggunakan traktor maka pekerjaan akan lebih mudah dan menghemat tenaga kerja. Dengan traktor kondisi tanah pun jauh lebih baik daripada dilakukan secara manual.
  3. Pembuatan guludan: guludan memiliki fungsi yang penting agar tanaman tidak tergenang air dan memudahkan pemasangan mulsa. Mulsa ini berfungsi untuk mencegah gulma tumbuh, sehingga menghemat tenaga kerja dalam perawatan. Guludan dapat dibuat dengan lebar 25 – 30 cm dan tinggi 15-25 cm.

3. Penyediaan Bibit

Jangan gunakan bibit yang sudah dijual sebagai bumbu, karena tingkat perkecambahannya sangat rendah, bahkan bisa gagal tumbuh. Gunakan benih ketumbar bersertifikat resmi dengan varietas terbaik dan tahan penyakit. Anda bisa membelinya di toko pertanian maupun secara online.

Penyemaian dapat dilakukan di nampan plastik yang dilubangi jika tidak punya tray semai. Sebar secara merata lalu jaga kondisi tanah agar selalu lembab tiap harinya. Jangan diletakan langsung di bawah sinar matahari yang terik, gunakan paranet pada bagian atasnya. Setelah 1 minggu, benih mulai tumbuh dan dalam waktu 2 – 3 minggu setelah tumbuh bisa dipindahkan ke polybag kecil dan bisa ditempatkan pada tempat dengan penyinaran penuh.

4. Penanaman Bibit

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa penanaman bibit harus memperhitungkan waktu. Penanaman sebaiknya dilakukan pada akhir musim hujan saat kondisi air masih melimpah, saat tanaman mulai tumbuh sudah mulai memasuki musim kemarau, dan saat panen sudah musim kemarau sehingga kegiatan pengeringan dapat lebih mudah.

Buat terlebih dahulu lubang tanam pada guludan yang sudah dibuat. Jarak tanamnya 15 cm dengan kedalaman 3 cm. Karena bibit tanaman ini begitu rapuh, usahakan saat memindahkan ke lahan harus sangat hati-hati agar tidak merusaknya. Waktu penanaman terbaik adalah sore hari untuk menghindari tanaman layu apabila ditanam pagi atau sore hari.

Segera lakukan penyiraman setelah bibit di tanam agar akar dapat menyatu dengan tanah yang baru. Lebih baik jika dicampur dengan hormon perangsang pertumbuhan agar akar dan pucuk tanaman cepat tumbuh dan dapat langsung menyesuaikan / beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

Demikianlah beberapa cara menanam ketumbar di lahan luas. Apabila kalian belum punya lahan yang cukup, bisa juga gunakan media tanam seadannya. Misalnya botol bekas, pot, dan ember bekar. Bisa ditanam di pekarangan rumah, selain memperindah lingkungan, dapat juga diambil hasilnya untuk bumbu sendiri sehingga menghemat pengeluaran belanja bulanan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here