Cara Menanam Bunga Mawar Skala Besar di Lahan Terbuka

0
Cara menanam bunga mawar sekala besar

Cara menanam bunga mawar skala besar tentu berbeda tahapan serta persiapannya dengan menanam bunga mawar dalam pot untuk hiasan rumah. Penanaman bunga mawar skala besar hanya dilakukan oleh pengusaha agribisnis, karena selain membutuhkan modal yang tidak sedikit, perawatannya pun membutuhkan perhatian yang cukup intens.

Peluang budidaya mawar masih terbuka lebar di negara kita. Permintaan lokal maupun ekspor cukup banyak dan tergolong stabil tiap tahunnya. Para pelaku usaha nya pun tidak terlalu banyak, sehingga persaingan usaha relatif mudah. Para pembeli utama biasanya dari industri kosmetik, farmasi, serta industri rangkai bunga.

Beberapa industri tanaman hias yang juga membudidayakan bunga mawar biasanya menggunakan sejenis green house dibandingkan langsung ditanam pada lahan terbuka. Hal ini bertujuan untuk melindungi tanaman dari serangan hama penyakit serta lebih mudah mengontrol penyinaran matahari. Terlebih ada jenis tanaman hias tertentu yang membutuhkan manipulasi pencahayaan seperti bunga krisan.

Namun untuk menghemat biaya, kita dapat menanam bunga mawar di lahan terbuka dengan hanya menggunakan beberapa sarana prasarana tanam yang sederhana. Biasanya ukuran budidaya skala besar di atas 1 hektar hingga puluhan hektar. Bila kita membuat banyak greenhouse di lahan seluas itu tentu membutuhkan modal yang begitu besar.

Cara Menanam Bunga Mawar Skala Besar di Lahan Terbuka

Mawar dulunya berasal dari daerah beriklim sedang dan beriklim dingin, seperti bagian bumi utara maupun pada dataran tinggi china. Seiring perkembangan zaman, tanaman ini menyebar dan dapat beradaptasi di berbagai iklim seperti tropis maupun sub tropis.

Sentra pembudidayaan mawar yang terbesar saat ini berada di negara India, Alaska, Siberia, Afrika Utara dan juga Indonesia. Indonesia tergolong menyuplai kebutuhan pasokan mawar dunia yang cukup besar. Beberapa daerah di Indonesia yang terkenal sebagai penghasil mawar adalah Jawa Timur terutama Kota Batu, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Syarat Tumbuh Tanaman Mawar

Cara Menanam Bunga Mawar di dalam Pot, Cara menanam bunga mawar sekala besar

Sebelum menanam mawar, ada baiknya kalian tahu terlebih dahulu syarat tumbuh tanaman. Sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik nantinya. Syarat tumbuh tanaman meliputi 2 hal, yakni:

a). Lokasi Penanaman

  • Ketinggian optimal pada 500 – 800 mdpl, varietas baru mampu beradaptasi pada 100-1500 mdpl
  • Penyinaran antara 4 – 6 jam per hari
  • Curah hujan yang cukup, yakni 1500 – 3000 mm / tahun
  • Suhu udara 18 hingga 26 derajat celsius
  • Kelembaban udara 70 – 80%
  • Kecepatan angin tidak mempengaruhi tanaman, kecuali saat pembungaan

b). Media Tanam

  • Tanah jenis andosol dan latosol sangat cocok
  • Tekstur tanah liar berpasir dan berpori disukai akar tanaman
  • PH tanah antara 5,5 hingga 7
  • Bahan organik dan banyak unsur hara sangat bagus untuk tanaman

Berikut beberapa poin yang bisa dijadikan referensi dalam menanam bunga mawar skala besar pada lahan outdoor:

1. Persiapan Lahan

Karena kita akan menggunakan lahan terbuka dengan skala yang luas, maka perlu persiapan yang kompleks. Ada beberapa hal yang mesti dilakukan, diantaranya:

  • Pembukaan lahan: Untuk membuka lahan, kita perlu melakukan perataan tanah serta sanitasi lahan. Semua benda yang mengganggu, seperti rumput, pohon, kayu, batu, kerikil harus disingkirkan atau dapat dipendam. Bila lahannya miring, dapat dibuat sistem terasering.
  • Pengolahan tanah: Tanah saja tidak cukup, kita perlu menambahkan beberapa pupuk organik seperti kompos. Jika tidak punya dapat juga menggunakan pupuk hijau, pupuk organik pabrikan, atau arang sekam. Untuk hasil yang lebih baik dapat juga menggunakan pupuk P atau phospat sebagai campuran pupuk dasar.
  • Pembentukan guludan: Pembuatan guludan berfungsi agar air tidak menggenangi lahan. Selain itu, bedengan bedengan ini berfungsi sebagai pembatas antar tanaman nantinya. Akan lebih baik bila di bagian tepi di buat selokan yang berfungsi sebagai sarana irigasi.
  • Penyemprotan herbisida: Setelah guludan terbentuk sempurna, kita tinggal menyemprotnya dengan herbisida. Ini dimaksudkan agar rumput tidak tumbuh lagi. Terlebih bila sebelumnya adalah lahan yang tidak pernah di olah, tentu banyak sekali benih-benih rumput yang akan tumbuh.

2. Penyediaan Bibit Mawar

Tanaman mawar yang berasal dari varietas baik akan menurunkan mawar yang baik pula. Sehingga pastikan kalian menanam mawar dari varietas unggulan, tahan hama dan penyakit, serta daya adaptasi yang bagus. Bibit mawar dapat dihasilkan dari biji ataupun dari batangnya dengan cara stek. Pembiakan secara stek jauh lebih mudah bila dibandingkan dengan biji.

Untuk mendapatkan bibit mawar yang bagus, ikuti langkah berikut ini:

  • Sediakan mawar varietas unggul
  • Potong batang tanaman menjadi beberapa bagian dengan panjang 20 cm
  • Rendam pangkal batang dengan larutan ZPT
  • Tanam batang mawar tadi pada lahan semai, atau bisa juga gunakan polybag
  • Tempatkan di tempat yang cukup teduh
  • Rawat tanaman sampai keluar akar, antara 15 sampai 45 hari.

3. Penanaman Mawar

Menanam mawar pada lahan terbuka harus dipastikan bahwa cuaca tidak terlalu panas dan tidak hujan pada hari itu. Waktu terbaik untuk menanam adalah sore hari sekitar pukul 4 hingga 6 sore dimana kondisi terik matahari sudah mulai memudar. Urutan langkah penanamannya seperti berikut ini:

  • Buat lubang tanam pada bedengan dengan jarak 60 x 60 cm, lubang tanam cukup 10 – 15 cm kedalamannya, dan lebar diameter 10 cm
  • Siapkan bibit mawar yang sudah jadi, pastikan akar jangan sampai terputus
  • Pindahkan ke lahan, tanam pada lubang yang sudah disiapkan tadi
  • Timbun kembali lubang tadi sampai permukaan tanah rata dengan pangkal batang
  • Sedikit beri tekanan untuk memadatkan tanah
  • Siram tanaman secukupnya agar tanaman tidak layu

4. Pemeliharaan Tanaman

Dalam pemeliharaan dan perawatan tanaman mawar diperlukan beberapa hal, diantaranya:

  • Pengairan secara rutin: siram setiap hari bila kondisi tanah kering, terutama musim kemarau. Saat musim hujan cukup siram saat kekurangan air saja.
  • Pemupukan: mawar juga perlu diberi pupuk. Rekomendasi pupuk terbaik adalah NPK. Pemupukan dapat dilakukan tiap 2 atau 3 bulan sekali. Dosis pupuk yang tepat adalah 1000 – 2000 kg NPK per tahun untuk tiap hektarnya.
  • Pemeliharaan hama penyakit: hama tanaman mawar meliputi ulat, belalang, kutu daun, kumbang bunga, thrips dan nematoda akar. Sedangkan penyakit mawar ada karat daun, bercak hitam, busuk akar, busuk bunga dan jamur upas. Segera kendalikan saat terlihat tanda-tanda terkena hama penyakit.

5. Panen dan Pasca Panen

Mawar dari hasil stek dapat dipanen pada usia 4 hingga 6 bulan sejak tanam. Tanaman akan terus berbunga hingga 5 tahun, semakin bagus perawatannya, semakin lama pula tanaman produktif. Pemanenan bisa dilakukan dengan memotong pangkal batang, beberapa helai daun harus tetap disertakan, sebagian lagi perlu dipangkas.

Perlakuan pasca panen meliputi pengumpulan tanaman, penyortiran berdasarkan kualitas dan jenis bunga, penyimpanan bunga, serta pengemasan. Semua harus dilakukan sebaik mungkin guna menghindari kerusakan yang akan menurunkan kualitas bunga, karena ini akan mengakibatkan penurunan harga.

Mudah bukan cara menanam bunga mawar sekala besar di lahan terbuka? Bila ingin mencobanya, maka pastikan melakukan prospek dan riset pasar terlebih dahulu untuk mengetahui seberapa besar permintaan pasar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here