5 Cara Simpel Budidaya Tanaman Buah dalam Pot

0

DuaSimpul, Tanaman buah dalam pot atau yang sering disebut sebagai tabulampot akhir-akhir ini menjadi trend dikalangan penggiat budidaya. Tak perlu lahan luas untuk membudidayakannya, bahkan pekarangan dengan lahan sempit seperti di halaman rumah pun cocok untuk ditanami tabulampot.

Keuntungan lain dari menanam buah dalam pot adalah membuat sekitar rumah kita menjadi nampak lebih hijau menyegarkan dipandang mata. Selain itu kita bisa memanen buah sendiri yang lebih terjamin kesehatan dan kualitasnya.

Budidaya Tanaman Buah dalam Pot

BACA JUGA: Tips Berkebun Tomat Dimusim Hujan Agar Tidak Mudah Busuk

Sebenarnya tidak terlalu berbeda antara menanam buah di lahan terbuka dengan menanam buah di pot. Hanya saja, perawatan buah dalam pot harus lebih intensif karena nutrisi yang diserap mudah habis. Bila anda ingin mencobanya, bisa mengikuti beberapa panduan berikut ini.

Memilih jenis tanaman

Tanaman buah yang dipilih haruslah yang khusus untuk pot. Dari beberapa jenis tanaman pun harus dipilih lagi varietas yang cepat berbuah, tanaman buah tidak tinggi, dan perakaran serabut.

Jenis buah yang cocok ditanam didalam pot antara lain sawo, delima, jeruk, kelengkeng, jambu biji, strawberry, nanas, tin, kiwi, persik, srikaya dan juga jambu air. Buah-buahan ini biasanya sudah tersedia di penjual bibit.

Menyiapkan media tanam

Media tanam haruslah kaya akan unsur hara, tidak bisa hanya dengan tanah seperti saat menanam di lahan terbuka. Hal ini karena perakaran tanaman terbatasi geraknya dalam pot, sehingga sulit mendapatkan banyak nutrisi.

Campuran tanah untuk tanaman buah dalam pot yang baik ialah dengan sekam bakar dan juga pupuk kandang dengan perbandingan masing-masing 1 bagian. Semakin gembur media tanam, maka semakin banyak menyerap nutrisi dan air.

Pemilihan pot

Pot sebagai wadah dari media haruslah berkualitas, setidaknya bisa bertahan antara 3 hingga 5 tahun. Kita tidak harus melulu menggunakan pot plastik, bisa juga menggunakan pot drum, karet, tanah liat maupun pot semen.

Yang perlu diperhatikan adalah soal ukuran pot itu sendiri. Beda tanaman beda pula karakteristiknya. Untuk itu beda pula ukuran potnya. Namun umumnya diameter pot yang sesuai adalah antara 50 hingga 75 cm. Semakin besar pot semakin besar juga kebutuhan media dan nutrisinya.

Penanaman tanaman buah

Setelah pot terisi media tanam, kita tinggal menanam tanamannya. Sebelum ditanam, siram terlebih dahulu media tanam tersebut beserta bibitnya. Pangkas sebagian daun ataupun cabang batang yang tidak diperlukan untuk mengurangi penguapan sehingga tidak mudah layu di tempat baru.

Setelah ditanam siram dengan sedikit air lagi untuk menyatukan akar dan media. Anda bisa juga sambil sedikit memadatkan media tanam di sekitar pangkal batang.

Perawatan Rutin

Jika membeli tanaman buah dalam pot yang sudah siap, maka tinggal melakukan perawatan rutin saja. Diantaranya adalah penyiraman, pemupukan, pemangkasan, pengendalian hama penyakit serta penyiangan gulma. Hal ini harus dilakukan secara berkesinambungan agar tanaman dapat tumbuh berkembang dengan baik.

Jika tanaman terus membesar dan membutuhkan pot baru yang lebih besar, maka anda harus segera menggantinya. Walau ini tidak mudah tapi jika kita terlambat memindahkan tanaman akan mengganggu proses pertumbuhan dan pembuahan.

Pemanenan buah

Inilah bagian yang paling ditunggu-tunggi bagi setiap pembudidaya tanaman. Tanaman buah ada yang berbuah semusim saja ada juga yang musiman tiap tahun, bahkan ada pula yang berbuah terus seperti halnya sawo.

Umumnya tanaman buah yang ditanam didalam pot akan lebih cepat berbuah. Walau dari bibit hasil okulasi ataupun cangkok maupun stek yang sama, tapi akan lebih cepat berbuah.

Mudah bukan menanam tanaman buah dalam pot? Tertarik untuk mencoba menanamnya?.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here